Technology is everywhere today. Hampir dalam setiap kehidupan kita sekarang bergantung sama teknologi. Laper tinggal buka Go-Food. Mau nulis tinggal bikin blog. Mau nonton tinggal buka VLC atau Firefox buat streaming-an. Dengan kata lain, hidup kita sekarang ketergantungan banget sama yang namanya komputer.

Semua itu bisa dilakukan karena komputer makin canggih dan programmer makin jago. Dari sisi komputer, dari yang dulunya cuma Pentium sekarang udah i7. Kecepatan berpikirnya makin kenceng dan makin pinter. Engga heran kalau komputer sekarang bisa melakukan tugas-tugas kompleks yang komputer jaman dulu engga bisa lakukan.

Selain dari sisi hardware yang makin canggih, programmer yang jago juga amat sangat dibutuhkan buat memanfaatkan kecanggihan hardware sampai batas maksimalnya. Definisi jago disini adalah si programmer mampu membuat software yang cepat secara performa namun tetap mudah digunakan orang awam sekalipun. Nah, programmer yang jago itu ada dua syarat yang harus dipenuhi; logika dan programming language yang sesuai.

Kanda Fajar engga akan ngomongin soal logika karena Kanda Fajar bukan programmer. Tapi Kanda Fajar cukup ngerti ngoding. So, I will talk about programming language then. Buat programmer, milih  programming language itu ibarat nyari pacar. Cocok-cocokan. Kalau yang lama udah engga cocok lagi ya ganti, engga perlu dipertahanin.

In other words, programmer needs to keep up the trend. Dan di tahun 2018 ini, ada beberapa programming language yang mesti kamu coba seperti dibawah ini.

Swift

Bahasa wajib buat bikin aplikasi iOS via medium.com

Swift sekarang adalah bahasa resmi buat kamu yang mau bikin aplikasi di seluruh ekosistem Apple. Mau itu iPhone, iPad, atau Mac, Swift adalah bahasa yang tepat.

Sebelum Swift, Apple sebenarnya menggunakan Objective-C sebagai bahasa official di iPhone dll. Tapi sejak WWDC 2009, Swift lah penggantinya. Kamu memang tetap bisa bikin aplikasi iOS pakai Objective-C tapi akan lebih cepat dan andal kalau kamu beralih ke Swift.

Selain itu, buat kamu yang buta banget sama ide bikin aplikasi di iOS, kamu bisa mulai di Swfit Playground. Disana, kamu bisa belajar konsep dan syntax Swift dengan lebih mudah dan menyenangkan.

Kotlin

Buat Android progammer, coba deh belajar Kotlin via medium.com

Kotlin adalah satu programming language yang mendapat banyak perbincangan di kalangan programmer dunia belakangan ini. Banyak orang yang bilang Kotlin adalah alternative dari Java yang sudah lebih dulu dikenal. Beberapa malah bilang kalau programming language ini adalah versi mudah dari Java.

Bahasa Kotlin awalnya dikembangkan oleh JetBrains, salah satu perusahaan pengembang IDE-IDE favorit para developer. Tujuan dikembangkannya Kotlin adalah karena Java, yang notabene banyak digunakan dimana-mana, dianggap terlalu rumit dan kepanjangan. Walaupun begitu, Java tetap bisa populer berkat JVM (Java Virtual Machine)-nya. Berkat JVM, kode Java bisa dijalankan di manapun asal ada JVM, termasuk di Android.

Disinilah Kotlin menunjukkan kehebatannya. Kotlin bisa menggunakan JVM secara penuh. In fact, Kotlin ini kompatible banget sama Java. Apa yang kamu bikin di Java, bisa langsung kamu lanjutkan pakai Kotlin kalau kamu mau.

Dengan fleksibilitas itu, engga heran kalau baru-baru ini Google mengumumkan bahwa Kotlin akan menjadi bahasa resmi di Android, selain Java tentu saja.

Python

Cocok buat yang tertarik sama machine learning via fossbytes.com

Python sebenarnya tergolong bahasa lama. Tapi popularitasnya baru menajak pesat beberapa tahun belakangan. Ada beberapa alasan kenapa programming language ini perlu kamu pelajari di 2018. Jawabannya adalah kemudahan dan powerful.

Sudah sejak lama Pyhton selalu direkomendasikan sebagai bahasa yang beginner-friendly. Kalau di Java kamu perlu beberapa baris buat bikin Hello World, di Python kamu cuma butuh literally 1 baris doang.

Selain itu, Python juga cocok banget buat kamu yang suka Artificial Intelligent, Machine Learning atau Data Science. Di Python, komponen-komponen tambahan buat dua topik itu udah tersedia. Kamu tinggal download, pelajari dan mulai praktek.

Rust

Yang bikin Mozilla, lho via zuaneducation.com

Mirip kayak Kotlin dan Swift, Rust juga tergolong programming language baru yang muncul di tahun 2000-an. Dikembangkan oleh Mozilla Foundation, perusahaan dibalik Mozilla Firefox, Rust konon dicintai oleh 73% penggunanya.

Rust awalnya dikembangkan Mozilla sebagai dasar dari browser Firefox yang terkenal itu. Lama-lama, developernya berubah ambisi dengan menjadikan Rust sebagai versi upgrade dari bahasa C/C++. Upgrade disini maksudnya adalah Rust memiliki kelebihan system-level programming tapi dengan standar security yang lebih baik dan lebih mudah digunakan.

Karena alasan-alasan itu, penggunaan Rust mulai melebar keluar dari Mozilla Foundation. Kabarnya, Dropbox dan Coursera pun juga sudah mulai beralih ke Rust.

Go

Lucu ya logonya via cuelogic.com

Go pertama kali dikembangkan Google berkat kerja keras 3 orang engineer-nya;  Robert Griesemer , Rob Pike dan Ken Thompson. Tujuan diciptakannya bahasa Go adalah untuk memberikan pilihan programming language yang simple, concise, readable,concurrent dan punya performa yang baik.

Bahasa Go didesain supaya bisa beroperasi secara concurrent, itu artinya programmer bisa membuat aplikasi yang bisa mengeksekusi lebih dari satu perintah dalam satu waktu. Dengan begitu, Go sebenarnya, secara teori, bisa menggunakan manfaat terbesar dari penggunaan mutli-core processor. Makanya, Go lebih banyak digunakan di lingkungan server daripada client.

Bonus: R Language

Harus Kanda Fajar akui, Kanda Fajar bukan programmer. Kanda Fajar lebih ke arah orang management daripada computer geek. Tapi Kanda Fajar tau coding. Makanya Kanda Fajar tau yang beginian.

Dan lagi, asal kalian tahu, programming language itu bukan cuma urusan anak ilmu komputer aja. Anak management pun sebenarnya butuh belajar programming language demi mengasah logika. Dan programming language yang cocok buat tujuan itu adalah R language.

Well R ini sebenarnya bahasa untuk statistik dan data science. Tapi dengan dunia yang makin digital, anak management yang punya kemampuan analisis berdasarkan data sangatlah penting. That means, kamu bisa ambil keputusan beli atau jual (kalau kamu jadi analyst) dengan lebih presisi.

Kanda Fajar pun sekarang sedang proses belajar. Di postingan lain, Kanda Fajar akan berikan hasilnya ke kamu.

So, what languange do you want to learn now?

Categories: Tech

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.