My Personal Comment on Kimi Wa Melody: Hope It be Better

Di bulan Desember 2017, JKT48 merilis MV terakhir di tahun itu dengan judul “Kimi Wa Melody.” Ini agak bersebrangan dengan komitmen JOT selepas Request Hour 2017 di bulan November kemarin.

Kenapa?

Jelaslah. La wong, yang menang Cinta yang Tulus Crescendo, yang dibikinin MV malah “Kimi Wa Melody” duluan.

Kanda Fajar ngerti sih kalau ini gara-gara Melody tiba-tiba ngumumin graduasinya. Dan sebagai salah satu face JKT48 di kalangan orang awam, wajar kalau JOT mau bikin sebuah persembahan khusus buat bu General Manager JKT48 ini.

Tapi nih ya, tanpa bermaksud buat tubir, julid atau semacamnya, Kanda Fajar rasa MV dan lagu “Kimi Wa Melody” ini kurang sreg di mata dan telinga. Kanda Fajar rasa, pemilihan lagu ini cuma aji mumpung: mumpung ada kata “Melody”-nya dan mumpung Melody graduate Maret ini.

Alhasil, MV-nya tidak diproduksi dengan baik, unless kebeningan para member yang tetap dieksploitasi maksimal.

Kanda Fajar kangen MV yang punya cerita sesuai lagunya. Terlebih ini adalah MV perpisahan.

yuuhi wo miteiruka
salah satu MV yang punya story bagus via todayidol.com

Praktis hanya “Yuuhi wo Miteiruka” yang Kanda Fajar pikir punya MV yang bagus. Lagunya agak mellow. Liriknya berisi nasihat dan semangat. MV-nya menampilkan member-member yang punya masalah masing-masing dan how to they respond to those problems.

Love Trip juga bagus tapi levelnya masih dibawah Yuuhi wo Miteiruka. MV-nya bercerita soal Sinka yang buru-buru karena dikejar waktu take off pesawat. Ditambah lagu dengan lirik yang easy listening, Love Trip enak dinikmati MV-nya.

Mari Lihat Kedepan punya konsep time travelling. Ini soal Veranda besar yang travel back in time untuk menyemangati dirinya yang terpuruk. Veranda kecil selalu gagal audisi. Veranda besar datang dan memberinya semangat dan membuat versi kecilnya kembali tersenyum.

lagu dengan judul terpanjang di Indonesia via shaniagracia.com

Indahnya Senyum Manismu DST juga harus Kanda Fajar akui lebih enak ditonton dari pada Sedikit Saja I Love You. MV-nya punya cerita dan patut disimpan di smartphone walaupun Kanda Fajar engga begitu suka lagunya. Semua gara-gara MV yang lebih wah dan berisi dari sisi story.

Daripada Kimi Wa Melody, Kanda Fajar secara pribadi lebih suka MV-nya So Long.

MV perpisahan paling bagus sejauh ini via blogspot.com

So Long adalah MV perpisahan Veranda. Lagunya mellow parah. Liriknya bisa bikin nangis beneran. MV-nya bisa mengeksplorasi ekspresi Veranda yang bimbang dan engga rela meninggalkan teman-temannya. Sebagai MV perpisahan, sesuatu yang seperti inilah yang Kanda Fajar harapkan di MV terakhir Melody.

Kalau misalnya Kanda Fajar punya kuasa bikin MV ini, Kanda Fajar bakal bikin videonya berisi kenangan-kenangan Melody di JKT48. Atau, isinya nanti bakal kayak role play. Melody sebagai GM akan memimpin JKT48 menghibur para fans di sebuah konser besar di GBK. Jalan menuju konser ini sangat berliku-liku. Member-member perlu berusaha keras, berdeterminasi dan disiplin dalam latihan. Member-member punya masalah hidupnya sendiri-sendiri. Disitulah Melody hadir sebagai pemersatu. Perannya seperti Soepomo di Perang Surabaya tanggal 10 November. Dia membakar semangat para member untuk mengeluarkan potensi terbaik mereka.

Engga nyambung sama lagu dan liriknya?

Biarin aja yang penting, MV ini punya cerita yang kuat dengan Melody sebagai pusatnya.

Walaupun begitu, Kanda Fajar juga mengapresiasi JOT karena sudah menunjukkan terima kasihnya di MV ini. Kimi Wa Melody secara visual ada di tingkat teratas dari semua MV yang pernah dirilis JKT48. Indah dan mewah adalah dua kata yang muncul di benak Kanda Fajar saat pertama kali nonton MV ini. Dua hal tadi belum ditambah dengan kesan “Indonesia Banget” beda dengan MV-MV lain yang berkesan Jepang.

At the end of the day, Melody memang pantas mendapatkan MV ini. Bahkan, sepengetahuan Kanda Fajar, hanya Melody-lah yang punya lagu dengan namanya sebagai judul. Selain, Kimi Wa Melody, ada Ue Kara Melody yang lagunya juga enak.

Tidak dapat disangkal lagi kalau Melody adalah member penting di JKT48. Kehilangan sosok seperti ini adalah pukulan telak buat member dan fans. Kanda Fajar harap, GM JKT48 yang baru bisa mengemban tugas sebaik Melody.

Selamat jalan Melody. Terima kasih buat hari-hari yang sudah kau berikan buat kami para fans. Sukses terus, ya!

Note: Kanda Fajar engga bikin video reaction. Sebagai gantinya, nonton aja video bikinan Anji Drive ini.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *