Melanjutkan blog post kemarin, kamu pasti tau kalau kriteria Kanda Fajar buat MV yang bagus adalah karena lagu dan cerita. Lagu-lagu JKT48, secara musik memang easy listening. Banyak banget yang Kanda Fajar suka kayak Hikaeme I Love You, So Long, ataupun yang legend kayak Heavy Rotation dan Kimi No Koto Ga Suki Dakara. Tapi, lagu yang bagus engga akan bisa jadi MV keren tanpa visual yang enak ditonton.

Kalau engga setuju sama statement ini, kamu mending denger MP3 aja. Engga usah nonton MV. *Peace*

MV yang keren bukan cuma soal menampilkan tampang para member yang memang bening. Lebih daripada itu, MV adalah representasi dari lirik-lirik yang kita dengar. Artinya, MV harus bisa bikin kita ngerti maksud lagunya even kalau suaranya di-mute.

MV Hikaeme I Love You adalah contoh dari MV jenis ini. Lagunya enak tapi kalau volume dibikin 0, isinya jadi cewek-cewek nge-dance doang. Beda kalau kamu nonton MV So Long atau River. Kamu bakal dengan mudah paham kalau isi MV-nya adalah soal perpisahan dan kerja keras respectively.

Oleh karena itu, lewat blog post ini, Kanda Fajar akan merekomendasikan lagu-lagu JKT48 yang secara musikalitas (halah) dan lirik bisa dengan (lebih) mudah jadi MV bagus sesuai kriteria diatas. Check it out.

1. Only Today

“Kamu cukup menemani saja
Dipasir pantai yang kurindukan ini
Ayo lihat mentari
Senja bersama

Berdua tuk hari ini
Jika esok tiba semua kembali
Dan menjadi
3 orang teman”

Pas pertama kali denger lagu ini, otak Kanda Fajar tanpa disuruh langsung membayangkan kata “friendzone.”

Ceritanya adalah dua orang teman yang dekat banget. Saking dekatnya, salah satunya mulai merasa suka sama temannya. Sayang, si teman merasa biasa aja. Dia malah udah punya pacar. Nyesek.

Tapi, orang ini pantang menyerah. Untuk terakhir kalinya, dia berniat mengungkapkan perasaannya yang sebenarnya. Walaupun dia tau perasaannya engga akan terbalas, at least mereka sama sama tahu dan semua akan kembali seperti biasa di hari esok.

2. Bel Sekolah adalah Love Song

“Gedung sekolah yang ada di seberang
Kelas ujung kiri lantai dua
Setiap kali tirai itu terbuka
Bangku pinggir jendela
Kamu selalu terlihat

Di tengah pelajaran
Selalu saja kepikiran
Wajah sampingmu itu yang terlalu keren
Aku tinggikan buku
Halangi pandangan guru, lalu melirik kamu
Kusedih karna jauh”

Buat siapapun yang pengen bikin lagu ini jadi MV, niscaya dia tidak akan menemui hambatan yang berarti.

Perhatikan lirik diatas. Udah pas banget, kan buat jadi adegan?

Inti cerita MV-nya pun berpotensi untuk jadi sangat sweet. Tentang seorang cewek yang suka sama cowok disekolahnya. Dia cuma bisa memandang dari kejauhan. Satu-satunya kesempatan mereka bertatap muka lebih dekat ya pas jam pulang sekolah.

3. Waiting Room

“Berapa lama aku sudah dibuat menunggu
Entah berapa lembar kalender yang sudah aku balik
Terasa dingin diruangan dan kursi ini
Bersama teman teman yang gelisah yang namanya tak kunjung di panggil

Dari tempat dibalik pintu ini
Terdengar riuhnya tepuk tangan
Kakak – Kakak yang diriku kagumi
Tampak lebih berkilau dari mentari”

Kalau lagu nomor dua akan berkesan sweet, lagu ini justru harus mengeksploitasi rasa inscure dan khawatir. Disini, para member-member trainee berharap-harap cemas akan masa depan mereka.

Akankah mereka naik kelas jadi member team? Haruskah mereka graduate sebelum sempat mencicipi bagaimana rasanya jadi member reguler? Berapa lama lagi mereka harus menunggu usaha mereka membuahkan hasil?

MV ini akan menjadi sangat relatable buat fans-fans yang terhitung fresh graduate. Mereka harus menunggu di Waiting Room, sambil berharap CV mereka cukup catchy di mata employer.

Terkhusus buat para member trainee kayak Diani, Julie dan Aby, jangan mudah patah semangat dan berkecil hati. Your chance will come soon.

4. Arah Cinta dan Balasannya

“Ku bertemu seseorang di les itu
Aa rambutnya terlihat berantakan
Pakai tas punggung dan kacamata kuno
Tapi dia peringkat tiga UN

Sebenarnya bukanlah tipe yang
Mudah disukai oleh para gadis
Entah mengapa ku kepikiran
Tampak nya membosankan
Selalu belajar
Si jenius”

Mirip seperti lagu Bel Sekolah adalah Love Song. Tidak perlu usaha lebih buat memikirkan konsep MV buat lagu ini. Lirik-liriknya udah bisa menjadi semacam blueprint yang sempurna kalau engga mau langsung di copy-paste jadi adegan MV.

Disini, kita akan belajar kalau cinta bisa datang kepada siapa saja. Tidak mesti selalu datang ke orang-orang yang scara fisik good-looking. Bahkan, para member disini ceritanya suka sama si peringkat 3 UN!

Moral of the story-nya adalah, rasa suka itu bisa timbul bukan cuma dari penampilan, tapi juga dari isi otak.

5. Bersepeda Berdua

“Ah~ Mungkin bagi dirimu
Hanya teman sekelas saja
Yang jalan pulangnya searah
Keberadaan yang seperti angin

Ah~ Yang selalu bercanda
Padahal kita slalu saling bicara
Mengapa hari ini
Cinta tak abadi yang berputar jauh”

Ini salah satu lagu legend yang pasti disukai oleh para fans lintas generasi. Entah fans yang tahunya Shani doang atau yang ngikutin sejak Rica dan Stella pasti suka lagu ini.

Ada manis pahitnya cinta yang bisa kita dengar dari musik dari lirik-liriknya. Sama juga seperti lagu nomor 1, Bersepeda Berdua adalah juga tentan friendzone. Dua orang yang begitu dekat, selalu pulang berdua boncengan naik sepeda sambil bercanda.

Bedanya dengan friendzone di Only Today, dua orang sahabat ini sama sama menyimpan rasa. But they realize they can’t make it. Rasa suka mereka cuma setipis angin, terasa tapi tidak bisa disimpan lama.

Kelima lagu JKT48 tadi diuntungkan karena liriknya yang eksplisit. Lebih seperti sequence shot list adegan menurut Kanda Fajar. Jadi secara teori, kalau kelima lagu diatas jadi dibikinin MV, crew-nya engga perlu susah-susah lagi bikin konsep cerita. Tinggal comot aja dari liriknya.

Yah, semoga JOT sempat baca blog post ini dan bikin MV buat lagu-lagu di list ini.

Categories: VVOTA

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.