Masalah Nomor Satu Yang Dikhawatirkan Orang-Orang Super Kaya

Kamu lebih suka hidup yang banyak masalah atau yang aman damai aja? 99.99% orang tentu bakal lebih memilih pilihan kedua.

Jelaslah. Siapa coba yang mau hidupnya terus terusan engga tenang? Ada aja problem yang dipikirin. Belum lagi kalau timing-nya mepet, makin beratlah beban yang harus ditanggung.

However, problem is our middle name. It sticks to you anytime. Yup, tidak ada satupun manusia yang masih hidup yang hidupnya lurus-lurus aja kayak jalan tol. Everyone has problems. What differs us is just the degree of it. No one can save

Kalau kamu kira uang bisa menyelesaikan segala masalah yang ada di bumi, kamu salah besar. Engga percaya? Kalau begitu, ada baiknya kalau kamu baca dulu artikel ini dan artikel ini.

Synopsis of the Stories

Just in case you are too hesitant to read, these are my interpretation.

Buffett Nears a Milestone He Doesn’t Want: $100 Billion in Cash

Kamu kenal Warren Buffet? Kanda Fajar juga engga, sih. Cuma tau kisahnya dia doang. Tapi yang jelas seluruh dunia setuju kalau embah Buffet ini kaya banget. Dalam 10 tahun terakhir dia selalu ada di daftar 5 orang terkaya di bumi versi Forbes.

Baru baru ini, Warren Buffet punya “sedikit kelebihan uang” di rekening perusahaannya, Berkshire Hathaway. For the record, sedikit disini refers to $100 billion!!! Gila.

cash-nya naik terus via bloomberg.com

Buat kaum kelas menengah ke bawah kayak kamu dan Kanda Fajar, duit segitu mungkin bakal dipakai buat ke Starbucks setiap hari, keliling dunia 6 bulan penuh, sampai ngekos di Shangri-la Hotel selama setahun. Tapi berhubung Buffet ini bukan orang kaya baru, pilihan untuk foya-foya tidak pernah terbersit di benaknya.

He is a world’s famous investor, so his first intention is to invest the fund into a great investment opportunity.

Masalahnya adalah instrumen investasi yang masuk radar Berkshire Hathaway itu sedikit. Tidak semua saham bagus di pasar bisa masuk ke shopping list seorang Warren Buffet.

Kalau kamu pernah baca The Intelligent Investors karangan Benjamin Graham (dia ini mentor Buffet) kamu bisa ngerti alasannya. Kanda Fajar sangat menyarankan kamu untuk coba coba baca buku ini. Bukunya tebel banget tapi isinya will make your mind blown away!

Kalau sempet Kanda Fajar akan bikin resensinya buat kamu.

Yang jelas adalah situasi sekarang ini jelas bukan waktu yang tepat untuk berinvestasi buat seorang Buffet. Indeks NASDAQ yang terus rally panjang, membuat harga-harga saham jadi sangat mahal. Warren Buffet sekarang cuma bisa wait and see, sambil berharap kalau pasar modal Amerika mengalami koreksi. Dan dengan banyaknya cash di rekening, that $100 billion will grow even bigger.

Why Private Equity Has $963 Billion in Dry Powder

Masalah yang sama rupanya juga dialami banyak private equity di Amerika. Jumlahnya bahkan hampir menyentuh angka $1000 billion.

Orang-orang Amerika menyebut duit tadi sebagai “dry powder.” Dalam bahasa Indonesia mungkin sama dengan duit nganggur yang engga diapa-apain.

dry powder yang terus naik via bloomberg.com

Dry powder muncul karena banyak investor mau menginvestasikan uangnya tapi fund manager malah membiarkan uang mereka dalam bentuk cash. Kenapa?

Jawabannya mirip kayak di artikel nomor 1: pasar modal Amerika sudah overvalue. Dalam situasi begini, banyak orang-orang kaya yang berinvestasi di private equity firm dengan harapan uang mereka akan tumbuh lebih besar daripada benchmark-nya (like NASDAQ, DJIA, dan S&P500). Tapi dalam pandangan, seorang fund manager, pasar yang sudah naik tinggi sangat tidak attraktif.

Mereka malah lebih khawatir kalau tren bullish ini berhenti tepat saat mereka masuk pasar. So, similar with Buffet, waiting for market correction will be a smart move.

The Bottom Line

kalau punya banyak mau kamu apain uangnya? via metroeve.com

Dari dua artikel tadi, kita bisa tau kalau masalah orang kaya adalah “kebanyakan uang tapi sedikit kesempatan.”

Mereka mengincar pertumbuhan nilai investasi secara jangka panjang. Bukan banyaknya duit cash dalam jangka pendek.

So, if you’re holding, let say, IDR 1 billion right now, what will you do??? Answer this in the comment below.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *