Salah satu harapan terbesar fans sekaligus paling susah terealisasi adalah JKT48 punya lagu originalnya sendiri. Sampai tulisan ini naik ke blog, lagu JKT48 adalah hasil translate lagu-lagu AKB48 beserta sister groupnya yang lain.

Yup. Lagu-lagu yang kamu dengar di theatre, konser dan di album tidak cuma dipasok dari AKB48 doang, tapi juga HKT48, NMB48 dll. Contohnya Pareo adalah Emerald dan Gomen ne Summer asalnya dari SKE48. Sedikit Saja I Love You dari HKT48.

Benang merahnya adalah mereka semua berbahasa asli Jepang. Dan ini membuat beberapa lagu terdengar aneh di telinga orang Indonesia.

Kanda Fajar harus mengakui fakta ini, walaupun musiknya asik, beberapa lagu punya lirik yang bisa bikin Kanda Fajar mengernyitkan dahi dan ketawa dalam hati. Terutama lagu-lagu yang ada di list ini.

Sakura Kita Makan Bersama

Menurut Kanda Fajar, lagu ini udah absurd sejak dari judulnya.

Pertanyaan yang terlintas pertama kali di kepala adalah apa bener Sakura bisa dimakan? Kalaupun bisa, apa kalian tega makan bunga indah yang mekarnya jarang-jarang ini?

Silahkan jawab di kolom comment.

Setelah 3 menit 58 detik dianalisis, Kanda Fajar berkesimpulan kalau lagu ini adalah soal perpisahan yang pahit setelah pertemuan yang manis.

Bayangin kalau kamu adalah anak baru, tidak punya teman dan duduk sendirian. Di awal, kamu pikir kamu bisa survive, tapi lama-lama menyadari betapa menyedihkannya hidup dalam kesendirian.

Kamu berusaha membaur, menyenangkan sebanyak mungkin orang yang ada dalam ruangan. Setelah beberapa waktu, kamu pun mulai diterima. Bye bye loneliness!

Sayang, seperti kata pepatah, setiap ada pertemuan selalu ada perpisahan. Kamu harus menghadapi fakta bahwa kamu akan kembali berpisah dengan semuanya. Untuk kali kedua, kamu menolak jatuh dalam kesedihan. Instead, kamu memilih untuk pass through it and move on. Semua kepahitan hidup kamu anggap selesai bersamaan dengan habisnya bunga Sakura yang kamu kunyah di mulut.

Cowok Durian

Lagu ini lagu yang punya musik yang sangat ceria.

Ceritanya tentang seorang cewek yang suka sama cowok yang dianggap “engga banget” sama temen-temennya. Tapi apa mau dikata, kalau sudah suka, mau tampang sejelek apa juga terlihat ganteng.

Mirip durian yang kadang disukai banget atau dibenci banget sama orang. Bahkan, di Juru Bicara World Tour, Pandji Pragiwaksono bilang kalau durian adalah pemecah belah bangsa yang sebenarnya, bukan politik apalagi agama.

Satu lagi yang menarik dari lagu ini. Itu adalah “ikan asin.” Setahu Kanda Fajar, cuma lagu dangdut koplo yang pake kata-kata itu sebagai lirik. Ternyata, JKT48 juga pake.

Cahaya Panjang

Kanda Fajar dulu memandang (ehm… Mungkin yang benar mendengar) dengan sebelah mata. Kenapa? Karena secara pribadi Kanda Fajar engga suka setlist Renai Kinshi Jourei.

Setlist ini isinya lagu-lagu yang dewasa secara umur. Beda kayak Pajama Drive yang ceria, ringan dan punya lagu seenak Shonichi, Futarinori no Jitensha. Walaupun ada yang mellow, masih ada harapan yang terselip diantara lirik-liriknya.

Kalau di RKJ, yang enak cuma Oogoe Diamond sama Hikoukigumo, karena masih ada sedikit kesan Pajama Drive-nya.

Tapi semua berubah saat Kanda Fajar teracuni oleh vlog Mindam Random. Disini, Kanda Fajar jadi mencari-cari ulang lagu yang judulnya Nagai Hikari.

Sekali du kali, Kanda Fajar masih bingung. Yang ketiga kali, lagu ini mulai enak didengar tapi tetap berlirik aneh. Apa coba artinya cahaya panjang? Meteor? Komet?

Kanda Fajar mohon pencerahannya di kolom komen.

Alasanku Maybe

Dari lirik-liriknya dianalisis, lagu ini sebenarnya cukup straight forward. Ceritanyanya adalah seseorang yang kangen banget sama temennya. Si orang ini ceritanya masih hijau gitu. Dia engga bisa memastikan kangennya itu karena apa. Tapi yang jelas, liburan yang panjang membuatnya tidak nyaman karena dia lagi kangen-kangennya.

Lah terus dimana anehnya lagu ini?

Yang aneh adalah intention lagu ini untuk menggunakan bahasa Inggris dengan bahasa Jepang/Indonesia. Walau mirip dengan probably? Apa maksud probably disini coba?

Dan lagi, penggunaan kata maybe disini juga engga pas banget. Untungnya, lagu ini masih enak didengerin. Jadi kesalahan lirik tadi bisa di-ignore aja.

Love Trip

Dari segi pencampuran bahasa Inggris dengan bahasa Indonesia, Love Trip menang telak dari Iiwake Maybe. Peletakan bahasa Inggrisnya lebih tepat, lebih pas aja.

Secara keseluruhan, Kanda Fajar bisa menangkap isi lagu ini yang menekankan cinta masa muda. Jadi ceritanya ada seseorang yang baru mudik setelah sekian lama merantau. Dia balik ke kampung halaman dan pangling karena keadaannya sudah berubah, termasuk perasaannya terdahulu. Ada rasa yang tidak sempat dia ungkapkan waktu dulu.

So what’s wrong with this song lyric?

Tidak ada. Ya, di lagu ini, penggunaan Bahasa Inggrisnya benar which is cukup aneh kalau kita ngomongin JKT48. Bahkan, peletakan “you were there love trip…” dan “I was there love trip…” udah tepat dan mendukung penceritaan lagunya. Untuk lagu ini, Kanda Fajar bisa bilang kalau kesempurnaannya adalah keanehannya.

Tapi ya mau gimana lagi. Walaupun berlirik aneh, lagu-lagu diatas enak banget musiknya. Cocok banget lah buat didengerin sambil belajar atau sebagai penghantar tidur. Jadi untuk sementara, mari lupakan saja keabsurdan liriknya dan fokus pada keasikan yang ditimbulkan.

Akhir kata, harapan buat JKT48 yang punya single original bakal terus ada. Mungkin seluruh VVOTA harus patungan supaya Yasushi Akimoto bisa les Bahasa Indonesia baru harapan ini terwujud. Huft.

Categories: VVOTA

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.