Kamu engga salah baca. Kata “doang” yang berada dalam kurung adalah bentuk kekecewaan. Apa yang Kanda Fajar harapkan dari film ini ternyata tidak keluar secara maksimal. Walaupu begitu, Ocean 8 tetap film keren yang harus ditonton dibanding *ehem Jurassic World: The Fallen Kingdom.

Sinopsis

Cerita dimulai saat pemeran utama kita, Debbie Ocean keluar penjara dan berusaha memulai kehidupan baru yang sederhana. Nyatanya, dia malah punya rencana baru yang amat sangat spektakuler dan cenderung mustahil: mencuri kalung Toussaint seharga $150 juta!

Masalahnya adalah kalung ini dijaga amat ketat di ruang bawah tanah dan selama 50 tahun, dunia belum pernah melihatnya secara langsung. Hal ini bukan masalah untuk pencuri sekelas Debbie. Dia hanya perlu 7 orang plus uang $20 ribu sebagai modal awal.

Pertama-tama, Debbie mendatangi Lou-Miller, partner-in-crime-nya selama ini. Lou sudah muak mengoplos vodka dengan air. Walaupun cukup menghasilkan, Bisnis ini tentu tidak semenarik pencurian perhiasan langka yang direncanakan Debbie. Jadilah Lou membantu Debbie merekrut orang-orang lain seperti Nineball si hacker, Amita si jago perhiasan, Constance si tangan cepat, Rose si designer, dan Tammy yang juga teman lama dari Debbie. Mereka bertujuh setuju buat mencuri kalung Toussaint tepat di acara MET Gala di New York.

Teman lama yang kembali beraksi via cinemavine.com

Setelah masalah sumber daya manusia selesai, masalah selanjutnya adalah bagaimana membuat kalung Toussaint itu keluar dari brankasnya. Yup, Debbie tidak berencana membobol brankas sebuah perhiasan mahal dengan system pengamanan canggih. Dia berencana mengambilnya saat orang-orang fokus pada si pemakai yang tidak lain adalah aktris terkenal bernama Daphne Kruger. Disinilah Rose memegang peranan kunci. Dia harus menjadi designer Daphne dan membuat request untuk meminjam kalung Toussaint untuk acara MET Gala.

Sementara Nineball dan Lou bertugas mengawasi kamera CCTV, Tammy dan Constance bertugas menyamar sebagai kepala pelayan dan waiter. Lalu bagaimana dengan Debbie? Dia adalah perencana ulung dan dialah yang memastikan kalau Daphne mendapat teman kencan dalam diri Claude Becker.

Engga semua orang cakep bodoh via bustle.com

Rencana mereka sebenarnya simple. Saat Daphne panik karena sakit diare akibat makanan yang dibuat Tammy, Constance dengan jari-jari cepatnya akan menukar kalung di leher Daphne dengan versi tiruannya. Selanjutnya, giliran Tammy yang akan beraksi buat mengalihkan perhatian petugas yang berjaga sementara Amita akan membagi kalung itu sama rata ke semua anggota.

Masalahnya udah selesai sampai disitu? Belum dong. Karena pas dikembalikan Toussaint-nya ternyata palsu, pihak sana mulai meng-hire petugas khusus yang punya spesialisasi insurance fraud. Dia kerjaannya mengecek siapakah yang harus bertanggung jawab atas hilangnya permata mahal itu. Secara insting, dia yakin kalau Debbie lah pelakunya. Dia adalah anggota keluarga Ocean yang jago mencuri plus dia selalu menampakkan senyum percaya diri ke kamera pengawas. Tapi tidak ada satu bukti pun yang mengarah padanya. Bahkan, kesaksian Daphne malah membuat status tersangka beralih ke Claude Becker.

Debbie Ocean yang stunning banget via dnaindia.com

Claude Becker, dialah seniman yang membuat Debbie masuk penjara 10 tahun lalu. Jadi sebenarnya, dalam rencana pencurian Toussaint, ada rencana pembalasan dendam Debbie pada Claude. Rencana yang kedua ini pun tidak bisa terlaksana tanpa bantun Daphne. Yup, si artis terkenal ini diajak Debbie bergabung dalam tim karena dia tidak sebodoh tampangnya. Dia tahu ada yang tidak beres sehingga Debbie mau tidak mau merekrutnya menjadi anggota kedelapan. And that’s the reason this film got the title Ocean 8.

Impressions

Sebagai sesama film heist, Ocean 8 cukup mirip sama Now You See Me minus permainan sulap-sulapannya. Dari awal sampai akhir, penonton dibuat tercengang sama betapa detailnya rencana yang dibuat Debbie. Dia ini seakan sudah memperhitungkan semuanya, bahkan kemungkinan seminor apapun sudah masuk dalam perhitungannya.

Karakterisasinya juga oke, terutama buat Debbie. Dia ini tipe cewek yang cool abis diluar tapi licik didalam. Dia punya tingkat kepercayaan diri luar biasa dan inteligensia diatas rata-rata. Dia ini juga emotionless, jadi agak susah menebak jalan pikirannya.

Yang kurang dari film ini adalah alurnya yang datar-datar aja. Kanda Fajar sampai engga ngeh mana bagian yang jadi klimaks-nya. Kanda Fajar merasa cuma dapat “wow moment” doang tanpa merasa berempati pada karakter. Mungkin karena karakter Debbie dan anggota yang lain udah flawless banget, jalan cerita malah jadi boring. Keren sih tapi tetap tidak meninggalkan kesan mendalam di benak Kanda Fajar. Bagaimana menurutmu?

Categories: Movie

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.