Buat kamu yang nonton film-film Terminator, kamu pasti tahu siapa musuh sebenarnya dari Arnold Schwarzenegger. Yup, itu adalah Skynet, sebuah perusahaan yang sedemikian besar dan sangat maju dalam bidang teknologi. Saking majunya, robot-robot ciptaan Skynet bahkan menganggap manusia tidak berguna. Alhasil, di tahun 2029, perang antara manusia vs robot menjadi tidak terelakkan.

Nah, berhubung tahun 2029 sudah semakin dekat, peluang buat dunia ini menuju era terminator malah semakin terbuka. Hal ini disadari oleh dua lembaga yang emang punya expertise di bidang itu; Future of Humanity Institute dan OpenAI. Hasil kajian mereka kemudian dirangkum dalam sebuah paper berjudul The Malicious Use of Artificial Intelligence: Forecasting, Prevention, and Mitigation. Buat kamu yang mau tahu lebih dalam kamu bisa download paper-nya dalam bentuk pdf lewat link berikut ini.

Engga Perlu Nunggu Sampe 2029, 5 Tahun Lagi Juga Kejadian

AI bisa untuk tindak kejahatan via theverge.com

Kamu engga salah baca sub-judul berikut ini. Dari paper tadi, terungkap bahwa cuma perlu 5 tahun lagi buat AI/kecerdasan buatan untuk membuat repot hidup manusia. Ada setidaknya 3 cara kenapa kamu harus mulai hati-hati sama AI yang makin cerdas. Pertama dan terutama adalah karena AI bisa bikin beberapa serangan digital semakin murah. In other words, satu orang penjahat cyber dapat melakukan beberapa serangan digital serius dengan mudah, murah dan serba otomatis. Gila!

Belum kebayang, ya? Contohnya gini. Anggap serangan digital yang dimaksud adalah phishing. Bentuk kejahatan ini umum banget di internet. Kalau kamu pernah dapat email yang isinya dapat warisan, lottery, atau apapun yang nilainya gede, bisa Kanda Fajar pastikan itu phishing. Dan biasanya juga, kamu akan disuruh memberitahu informasi personal sebagai ganti uangnya. Jadi jelas, tujuan dari phising itu adalah untuk mendapatkan data-data personal kayak nama, tanggal lahir, atau bahkan nomor rekening kamu tanpa maksa.

Dengan AI yang cukup canggih, si penjahat bisa mengotomatisasi proses-nya. Dia tidak perlu lagi ngubek-ngubek social media kamu. Dia tidak perlu lagi bikin kata-kata indah di body email. Kenapa? Karena AI jaman sekarang bisa melakukan itu semua.

Duduk perkaranya bukan cuma itu. Andai saja si penjahat bisa membuat mesin AI yang demikian canggih, itu artinya dia bisa menggunakan AI-nya lagi dan lagi ke sasaran berbeda tanpa biaya tambahan!

Kamu mungkin berpikir kalau phising itu kejahatan ecek-ecek. Padahal, korbannya justru banyak berasal dari orang yang seharusnya cerdas dan melek teknologi. Aktris sekelas Jennfier Lawrence aja harus menanggung malu karena foto-foto syurnya tersebar luas di internet. Itu semua karena phising, bosqu.

Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Manusia bisa aja jadi suruhan mesin via pcmag.com

Contoh diatas adalah contoh sederhana tapi canggih. AI juga bisa bikin masalah lebih besar dari itu. Faktanya, AI dapat memanipulasi video dan audio setelah beberapa menit “belajar.” Parahnya lagi, di China, AI juga bisa mengakses kamera CCTV untuk secara aktif mengintai gerak-gerik seseorang dan mengkategorikannya secara otomatis. Semua karena AI yang makin lama makin canggih dan pintar.

Intinya, AI yang digunakan untuk tujuan buruk bisa sangat merusak. Lalu apa yang manusia bisa lakukan?

Paper itu juga mengungkapkan 4 cara fundamental yang manusia bisa lakukan. Berikut adalah daftarnya;

  • Peneliti AI harus mengantisipasi dampak buruk dari AI buatannya jika digunakan secara sembarangan
  • Pemerintah harus mau duduk bersama sama para AI expert untuk berdiskusi soal ancaman-ancaman yang munkin timbul dari penggunaan AI yang salah
  • Teknologi AI perlu bersinergi dengan teknologi keamanan jaringan demi keamanan dan stabilitas
  • Perlu adanya standar etik soal AI sebagaimana topik kontroversial lain kayak kloning, dll

Agak abstrak ya sarannya. Memang, karena itulah yang dunia ini perlukan. Perlu adanya pembicaraan yang serius dan substansial dari berbagai pihak soal AI. pemerintah, peneliti, pemimpin bisnis sampai tokoh masyarakat perlu punya pandangan yang sama soal antisipasi penggunaan AI yang tidak semestinya. Semua itu perlu dilakukan supaya Skynet yang difilm-film itu tidak terjadi. Kalau buat kamu, warga internet biasa yang kerjaannya paling cuma buka email, main Facebook, pamer di Instagram dan nge-tweet random, yang perlu kamu lakukan adalah hati-hati. Udah itu aja.

Categories: Tech

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.